Paricutín adalah gunung berapi kerucut bara yang terdapat di negara bagian Michoacán, Meksiko, yakni di dekat Desa Paricutín. Paricutín sering kali muncul dalam sejumlah versi Tujuh Keajaiban Dunia Alami.

Sebelum tahun 1943, gunung berapi tersebut tidaklah ada. Selama beberapa pekan, sejumlah suara aneh menggelegar seperti guntur, meski cuaca cerah. Suara tersebut ternyata disebabkan oleh getaran dalam tanah. Aktivitas seismik semakin intens hingga tangga 20 Februari, ketika petani setempat menyaksikan terbukanya retakan vulkanis di tengah-tengah ladang jagung. Menurut beberapa penuturan, penduduk setempat sempat menutup retakan tersebut dengan batuan dan tanah sebelum letusan kecil dan getaran yang cukup kuat melanda wilayah tersebut. Penduduk di desa sekitarnya kemudian mengungsi akibat aktivitas piroklastik mulai terjadi, dan dalam 24 jam kemudian retakan vulkanis tersebut menjadi gundukan gunung setinggi 50 meter. Seminggu kemudian, ketinggiannya menjadi dua kali l...Selengkapnya

Paricutín adalah gunung berapi kerucut bara yang terdapat di negara bagian Michoacán, Meksiko, yakni di dekat Desa Paricutín. Paricutín sering kali muncul dalam sejumlah versi Tujuh Keajaiban Dunia Alami.

Sebelum tahun 1943, gunung berapi tersebut tidaklah ada. Selama beberapa pekan, sejumlah suara aneh menggelegar seperti guntur, meski cuaca cerah. Suara tersebut ternyata disebabkan oleh getaran dalam tanah. Aktivitas seismik semakin intens hingga tangga 20 Februari, ketika petani setempat menyaksikan terbukanya retakan vulkanis di tengah-tengah ladang jagung. Menurut beberapa penuturan, penduduk setempat sempat menutup retakan tersebut dengan batuan dan tanah sebelum letusan kecil dan getaran yang cukup kuat melanda wilayah tersebut. Penduduk di desa sekitarnya kemudian mengungsi akibat aktivitas piroklastik mulai terjadi, dan dalam 24 jam kemudian retakan vulkanis tersebut menjadi gundukan gunung setinggi 50 meter. Seminggu kemudian, ketinggiannya menjadi dua kali lipat.

Pada bulan Maret, aktivitas gunung berapi tersebut semakin intens, dan menyemburkan debu sejauh beberapa kilometer ke udara dan mulai merambah ke kota Paricutín dan San Juan di dekatnya. Tanggal 12 Juni, lava mengalir hingga ke desa. Pada Bulan Agustus, kota Paricutín dan San Juan ditinggal oleh seluruh penduduknya, dan terkubur oleh lava dan debu.

Sebagian besar pertumbuhan gunung berapi tersebut terjadi pada tahun pertama, dan masih dalam fase piroklastik eksplosif. Pada akhir fase, yakni sekitar setahun kemudian, gunung api tersebut menjadi setinggi 336 meter. Selama delapan tahun ke depan, masih terjadi letusan, meski sebagian besar berupa erupsi kecil lava yang merusak kawasan seluas 25 km2. Aktivitas gunung berapi tersebut mulai mereda setelah 6 bulan letusan terakhir, dimana pada waktu itu sering terjadi aktivitas letusan yang dahsyat.

Sejak tahun 1952, Gunung Paricutín tidak terjadi kembali, dan gunung tersebut setinggi 424 meter. Seperti umumnya cinder cone, Paricutín adalah gunung berapi monogenetik, yang berarti tidak akan meletus lagi.

Aktivitas vulkanis merupakan hal biasa bagi dataran Meksiko. Paricutín hanyalah gunung termuda di antara 1.400 gunung berapi yag membentang di jalur vulkanis Trans-Meksiko. Gunung Paricutín sangatlah unik, karena kejadiannya dapat diamati sejak awal. Ajaibnya, tak ada catatan korban meninggal yang diakibatkan oleh letusan, meski 3 orang tercatat tewas akibat sambaran petir yang dihubungkan dengan Paricutín.

Photographies by:
Karla Yannín Alcázar Quintero (photographer) - CC BY 2.0
Statistics: Position
8517
Statistics: Rank
40840

Tambah komentar baru

CAPTCHA
Keamanan
167342985Click/tap this sequence: 4173
Esta pregunta es para comprobar si usted es un visitante humano y prevenir envíos de spam automatizado.

Google street view

Videos

Where can you sleep near Paricutín ?

Booking.com
8.722.300 visits in total, 407.503 Points of interest, 405 Destinations, 8.438 visits today.