Fagradalsfjall (bahasa Islandia: [ˈfaɣraˌtalsˌfjatl̥] ( simak)) adalah gunung berapi tuya aktif yang terbentuk pada periode glasial terakhir di Semenanjung Reykjanes, sekitar 40 kilometer (25 mil) dari Reykjavík, Islandia. Fagradalsfjall juga merupakan nama untuk sistem vulkanik yang lebih luas yang meliputi area selebar 5 kilometer (3 mil) dan panjang 16 kilometer (10 mil) antara sistem Eldvörp–Svartsengi [ˈɛltvœr̥p–ˈsvar̥(t)sˌeiɲcɪ] dan Krýsuvík. Puncak tertinggi di daerah ini adalah Langhóll [ˈlauŋkˌhoutl̥] (385 m (1.263 kaki)). Tidak ada letusan gunung berapi yan...Selengkapnya
Fagradalsfjall (bahasa Islandia: [ˈfaɣraˌtalsˌfjatl̥] ( simak)) adalah gunung berapi tuya aktif yang terbentuk pada periode glasial terakhir di Semenanjung Reykjanes, sekitar 40 kilometer (25 mil) dari Reykjavík, Islandia. Fagradalsfjall juga merupakan nama untuk sistem vulkanik yang lebih luas yang meliputi area selebar 5 kilometer (3 mil) dan panjang 16 kilometer (10 mil) antara sistem Eldvörp–Svartsengi [ˈɛltvœr̥p–ˈsvar̥(t)sˌeiɲcɪ] dan Krýsuvík. Puncak tertinggi di daerah ini adalah Langhóll [ˈlauŋkˌhoutl̥] (385 m (1.263 kaki)). Tidak ada letusan gunung berapi yang terjadi selama 815 tahun di Semenanjung Reykjanes hingga 19 Maret 2021 ketika sebuah gunung berapi rekahan muncul di Geldingadalir di sebelah selatan gunung Fagradalsfjall. Letusan tahun 2021 bersifat efusif dan terus mengeluarkan lava segar secara sporadis hingga 18 September 2021.
Letusannya unik di antara gunung berapi yang dipantau di Islandia sejauh ini, dan diperkirakan bahwa gunung ini dapat berkembang menjadi gunung berapi perisai. Karena relatif mudah diakses dari Reykjavík, gunung berapi ini telah menjadi daya tarik bagi penduduk lokal dan wisatawan asing. Letusan lain, sangat mirip dengan letusan tahun 2021, dimulai pada 3 Agustus 2022, dan berhenti pada 21 Agustus 2022. Letusan ketiga muncul di sebelah utara Fagradalsfjall dekat Litli-Hrútur [ˈlɪhtlɪ-ˌr̥uːtʏr̥] pada 10 Juli 2023, dan berakhir pada 5 Agustus 2023.
Tambah komentar baru