Sri Maha Bodhi Viharaya
Sri Maha Bodhi Viharaya adalah wihara Buddha Theravada di Kandy, Sri Lanka. Terletak di Bahirawakanda, sekitar 2 km (1,2 mi) dari pusat kota. Kuil ini terkenal dengan patung Buddha raksasanya. Patung Buddha digambarkan dalam posisi Dhyana Mudra, postur meditasi yang dikaitkan dengan Pencerahan pertamanya, dan dapat dilihat dari hampir semua tempat di Kandy. Tingginya 26,83 m (88,0 kaki) dan merupakan salah satu patung Buddha tertinggi di Sri Lanka.
Kuil ini dibangun di atas tanah yang disumbangkan oleh Menteri Pertanahan, Hector Kobbekaduwa, kepada Ven. Ampitiye Dammarama Thero, seorang biksu dari Amarapura Nikaya pada awal tahun 1970-an. Awalnya Dammarama tinggal di rumah seadanya sambil meminta dana untuk pembangunan candi. Kuil itu ditentang oleh biksu senior dari Sri Dalada Maligawa (Kuil Relik Gigi Suci), mengklaim itu akan menaungi pusat Siyam Nikaya. Pada tahun 1980-an, seorang biksu kepala Amarapura Nikaya, Hinatiyana Dham...Selengkapnya
Sri Maha Bodhi Viharaya adalah wihara Buddha Theravada di Kandy, Sri Lanka. Terletak di Bahirawakanda, sekitar 2 km (1,2 mi) dari pusat kota. Kuil ini terkenal dengan patung Buddha raksasanya. Patung Buddha digambarkan dalam posisi Dhyana Mudra, postur meditasi yang dikaitkan dengan Pencerahan pertamanya, dan dapat dilihat dari hampir semua tempat di Kandy. Tingginya 26,83 m (88,0 kaki) dan merupakan salah satu patung Buddha tertinggi di Sri Lanka.
Kuil ini dibangun di atas tanah yang disumbangkan oleh Menteri Pertanahan, Hector Kobbekaduwa, kepada Ven. Ampitiye Dammarama Thero, seorang biksu dari Amarapura Nikaya pada awal tahun 1970-an. Awalnya Dammarama tinggal di rumah seadanya sambil meminta dana untuk pembangunan candi. Kuil itu ditentang oleh biksu senior dari Sri Dalada Maligawa (Kuil Relik Gigi Suci), mengklaim itu akan menaungi pusat Siyam Nikaya. Pada tahun 1980-an, seorang biksu kepala Amarapura Nikaya, Hinatiyana Dhammaloka, berhasil mengajukan petisi kepada Presiden Ranasinghe Premadasa untuk campur tangan dan secara sah memberikan tanah tersebut kepada Dammarama.
Pada akhir tahun 1980-an Dammarama mulai membangun patung Buddha, dengan pembangunan patung tersebut selesai pada tahun 1992. Dibuka secara resmi pada tanggal 1 Januari 1993 oleh Presiden Ranasinghe Premadasa. Sekarang menjadi objek wisata yang populer.
Tambah komentar baru