Situs Gunung Padang
Situs Gunung Padang merupakan situs prasejarah peninggalan kebudayaan Megalitikum di Jawa Barat yang berusia 10.000 - 25.000 Sebelum masehi. Tepatnya berada di perbatasan Dusun Gunungpadang dan Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. Lokasi dapat dicapai 20 kilometer dari persimpangan kota kecamatan Warungkondang, di jalan antara Kota Kabupaten Cianjur dan Sukabumi. Luas kompleks utamanya kurang lebih 900 m², terletak pada ketinggian 885 m dpl, dan areal situs ini sekitar 3 ha, menjadikannya sebagai kompleks punden berundak terbesar di Asia Tenggara. Situs ini berada dalam naungan Museum dan Cagar Budaya, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Keberadaan Gunung Padang dilaporkan pertama kali oleh Nicolaas Johannes Krom dalam Rapporten Oudheidkundige Dienst pada tahun 1914. Krom melaporkan bahwa di puncak Gunung Padang yang berdekatan dengan Gunung Melati terdapat empat teras yang disusun dari batu kasar dan dihiasi batu andes...Selengkapnya
Situs Gunung Padang merupakan situs prasejarah peninggalan kebudayaan Megalitikum di Jawa Barat yang berusia 10.000 - 25.000 Sebelum masehi. Tepatnya berada di perbatasan Dusun Gunungpadang dan Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. Lokasi dapat dicapai 20 kilometer dari persimpangan kota kecamatan Warungkondang, di jalan antara Kota Kabupaten Cianjur dan Sukabumi. Luas kompleks utamanya kurang lebih 900 m², terletak pada ketinggian 885 m dpl, dan areal situs ini sekitar 3 ha, menjadikannya sebagai kompleks punden berundak terbesar di Asia Tenggara. Situs ini berada dalam naungan Museum dan Cagar Budaya, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Keberadaan Gunung Padang dilaporkan pertama kali oleh Nicolaas Johannes Krom dalam Rapporten Oudheidkundige Dienst pada tahun 1914. Krom melaporkan bahwa di puncak Gunung Padang yang berdekatan dengan Gunung Melati terdapat empat teras yang disusun dari batu kasar dan dihiasi batu andesit berbentuk lingga. Di setiap teras terdapat gundukan tanah yang ditimbuni batu.
Dari serangkaian penelitian diketahui bahwa Gunung Padang dibangun antara abad IV-XVI oleh masyarakat penganut tradisi megalitik. Berdasarkan naskah Sunda Kuno, tempat suci semacam ini disebut "kabuyutan". Tradisi megalitik ini terus berlanjut ke masa Hindu- Buda.
Gunung Padang merupakan tinggalan megalitik tertua dan terbesar di Indonesia. Berdasarkan pertanggalan karbon (carbon dating C14) diketahui usianya 500-200 tahun SM.
Tambah komentar baru