Suriname
Context of Suriname
Suriname, secara resmi bernama Republik Suriname (bahasa Belanda: Republiek Suriname, Sranan Tongo: Republik Sranan), dulu bernama Guyana Belanda atau Guiana Belanda adalah sebuah negara di Amerika Selatan bagian utara, terkadang dianggap sebagai bagian dari Karibia dan Hindia Barat. Suriname adalah negara berkembang dengan indeks pembangunan manusia yang sedang; ekonominya sangat bergantung pada sumber daya alamnya yang melimpah, yaitu bauksit, emas, minyak bumi, dan produk pertanian. Suriname adalah anggota Komunitas Karibia (CARICOM), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Terletak sedikit di utara khatulistiwa, lebih dari 90% wilayahnya ditutupi oleh hutan hujan, proporsi tutupan hutan tertinggi di dunia. Suriname berbatasan dengan Samudra Atlantik di utara, Guyana Prancis di timur, Guyana di barat, dan Brasil di selatan. Suriname adalah negara terkecil di Amerika Selatan ba...Selengkapnya
Suriname, secara resmi bernama Republik Suriname (bahasa Belanda: Republiek Suriname, Sranan Tongo: Republik Sranan), dulu bernama Guyana Belanda atau Guiana Belanda adalah sebuah negara di Amerika Selatan bagian utara, terkadang dianggap sebagai bagian dari Karibia dan Hindia Barat. Suriname adalah negara berkembang dengan indeks pembangunan manusia yang sedang; ekonominya sangat bergantung pada sumber daya alamnya yang melimpah, yaitu bauksit, emas, minyak bumi, dan produk pertanian. Suriname adalah anggota Komunitas Karibia (CARICOM), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Terletak sedikit di utara khatulistiwa, lebih dari 90% wilayahnya ditutupi oleh hutan hujan, proporsi tutupan hutan tertinggi di dunia. Suriname berbatasan dengan Samudra Atlantik di utara, Guyana Prancis di timur, Guyana di barat, dan Brasil di selatan. Suriname adalah negara terkecil di Amerika Selatan baik dari segi jumlah penduduk maupun wilayah, dengan sekitar 612.985 penduduk di wilayah seluas sekitar 163.820 kilometer persegi. Ibu kota dan kota terbesarnya adalah Paramaribo, yang merupakan rumah bagi sekitar setengah dari populasi Suriname.
Budaya dan masyarakat Suriname sangat mencerminkan warisan pemerintahan kolonial Belanda. Suriname adalah satu-satunya negara di luar Eropa di mana bahasa Belanda adalah bahasa resmi dan umum dalam pemerintahan, bisnis, media, dan pendidikan; diperkirakan 60% penduduknya berbicara bahasa Belanda sebagai bahasa ibu. Sranan Tongo, bahasa kreol dari bahasa Inggris, adalah lingua franca yang digunakan secara luas. Sebagian besar orang Suriname adalah keturunan budak dan buruh yang dibawa dari Afrika dan Asia oleh Belanda. Suriname sangat beragam, tidak ada kelompok etnis yang menjadi mayoritas; secara proporsional, populasi Muslim dan Hindu-nya adalah beberapa yang terbesar di Amerika. Sebagian besar orang tinggal di sepanjang pantai utara, berpusat di sekitar Paramaribo, menjadikan Suriname salah satu negara dengan penduduk paling sedikit di Bumi.