Navajo National Monument
Navajo National Monument adalah kawasan yang dilindungi secara federal di negara bagian Arizona, Amerika Serikat, yang diakui sebagai monumen nasional. Kawasan ini dikelola oleh National Park Service.
Navajo National Monument terletak dekat dengan U.S. Route 160, sekitar 80 km di timur laut Tuba City dan 36 km di barat daya Kayenta. Nama monumen ini diambil dari nama suku yang saat ini menghuni wilayah tersebut, yaitu Navajo. Monumen ini melestarikan Betatakin (rumah di tebing), Keet Seel (pot-pot pecah), dan Inscription House untuk generasi mendatang. Ini adalah tempat tinggal yang dibangun oleh suku Pueblo, yang juga dikenal sebagai Anasazi, ratusan tahun yang lalu. Pada abad ke-21, suku Navajo tinggal di dinding-dinding batu dan teras-teras di Tsegi Canyon yang berada di dekat sisa-sisa peradaban yang menghilang pada abad ke-14. Suku-suku asli lainnya seperti Hopi, Zuni, dan Paiute juga memiliki keterkaitan dengan wilayah ini.
Seki...Selengkapnya
Navajo National Monument adalah kawasan yang dilindungi secara federal di negara bagian Arizona, Amerika Serikat, yang diakui sebagai monumen nasional. Kawasan ini dikelola oleh National Park Service.
Navajo National Monument terletak dekat dengan U.S. Route 160, sekitar 80 km di timur laut Tuba City dan 36 km di barat daya Kayenta. Nama monumen ini diambil dari nama suku yang saat ini menghuni wilayah tersebut, yaitu Navajo. Monumen ini melestarikan Betatakin (rumah di tebing), Keet Seel (pot-pot pecah), dan Inscription House untuk generasi mendatang. Ini adalah tempat tinggal yang dibangun oleh suku Pueblo, yang juga dikenal sebagai Anasazi, ratusan tahun yang lalu. Pada abad ke-21, suku Navajo tinggal di dinding-dinding batu dan teras-teras di Tsegi Canyon yang berada di dekat sisa-sisa peradaban yang menghilang pada abad ke-14. Suku-suku asli lainnya seperti Hopi, Zuni, dan Paiute juga memiliki keterkaitan dengan wilayah ini.
Sekitar tahun 1200, wilayah ini dihuni oleh suku Pueblo yang mengolah lahan pertanian serta memperdagangkan kapas, kerang laut, pirus, dan bulu burung beo. Meskipun curah hujan rendah, pada saat itu wilayah ini memiliki cukup air. Namun, sekitar tahun 1300, terjadi periode kekeringan yang memaksa penduduk untuk meninggalkan daerah tersebut. Wilayah ini ditemukan kembali pada akhir abad ke-19 dan mengalami kerusakan serta penjarahan. Undang-undang Antiquities Act tahun 1906 akhirnya memberikan perlindungan yang permanen. Navajo National Monument didirikan pada tahun 1909.
Tambah komentar baru