Teras Sawah Longsheng ("Kemenangan Naga") (Hanzi Sederhana: 龙胜梯田; Hanzi tradisional: longshèng titian), juga dikenal sebagai Teras Sawah Longji ("Tulang Punggung Naga") (disederhanakan Tionghoa: 龙脊梯田; Tionghoa tradisional: 龍脊梯田< /span>; pinyin: longjǐ titián), terletak di Longsheng, Wilayah Otonomi Berbagai Kebangsaan, sekitar 100 kilometer jauhnya (62 mil) dari Guilin, Tiongkok.
Pekarangan bertingkat dibangun di sepanjang lereng yang berkelok-kelok dari tepi sungai hingga ke puncak gunung, antara 600 hingga 800 meter (2.000 hingga 2.600 kaki) di atas permukaan laut. Garis teras melingkar yang dimulai dari kaki gunung hingga ke puncak gunung membagi gunung menjadi lapisan air di musim semi, lapisan pucuk padi hijau di musim panas, lapisan beras di musim gugur, dan lapisan embun beku di...Selengkapnya
Teras Sawah Longsheng ("Kemenangan Naga") (Hanzi Sederhana: 龙胜梯田; Hanzi tradisional: longshèng titian), juga dikenal sebagai Teras Sawah Longji ("Tulang Punggung Naga") (disederhanakan Tionghoa: 龙脊梯田; Tionghoa tradisional: 龍脊梯田< /span>; pinyin: longjǐ titián), terletak di Longsheng, Wilayah Otonomi Berbagai Kebangsaan, sekitar 100 kilometer jauhnya (62 mil) dari Guilin, Tiongkok.
Pekarangan bertingkat dibangun di sepanjang lereng yang berkelok-kelok dari tepi sungai hingga ke puncak gunung, antara 600 hingga 800 meter (2.000 hingga 2.600 kaki) di atas permukaan laut. Garis teras melingkar yang dimulai dari kaki gunung hingga ke puncak gunung membagi gunung menjadi lapisan air di musim semi, lapisan pucuk padi hijau di musim panas, lapisan beras di musim gugur, dan lapisan embun beku di musim dingin. Sawah berundak sebagian besar dibangun sekitar 650 tahun yang lalu.
Longji (Tulang Punggung Naga) Sawah Bertingkat mendapatkan namanya karena sawah berundak menyerupai sisik naga, sedangkan puncak pegunungan terlihat seperti tulang punggung Naga.
Pada awal Juni, air dipompa ke sawah dan tanaman muda dipindahkan ke teras utama.
Tambah komentar baru