Auschwitz-Birkenau

( Kamp konsentrasi Auschwitz )

Kamp konsentrasi Auschwitz (bahasa Jerman: Konzentrationslager Auschwitz, pelafalan [kɔntsɛntʁaˈtsi̯oːnsˌlaːɡɐ ˈʔaʊʃvɪts] ; juga KL Auschwitz atau KZ Auschwitz) adalah kompleks kamp konsentrasi dan kamp pemusnahan yang dioperasikan oleh Jerman Nazi di Polandia yang didudukinya semasa Perang Dunia II dan Holokaus. Kompleks tersebut berisikan lebih dari 40 kamp, termasuk Auschwitz I, kamp utama (Stammlager) di Oświęcim; Auschwitz II-Birkenau, kamp konsentrasi dan kamp pemusnahan yang dilengkapi kamar gas; Auschwitz III-Monowitz, kamp kerja milik perusahaan kimia IG Farben; dan puluhan subkamp lainnya. Kamp-kamp tersebut menjadi lokasi utama penerapan kebijakan Solusi Akhir Nazi atas persoalan Yahudi.

Jerman memicu Perang Dunia II dengan menyerang Polandia pada tanggal 1 September 1939. ...Selengkapnya

Kamp konsentrasi Auschwitz (bahasa Jerman: Konzentrationslager Auschwitz, pelafalan [kɔntsɛntʁaˈtsi̯oːnsˌlaːɡɐ ˈʔaʊʃvɪts] ; juga KL Auschwitz atau KZ Auschwitz) adalah kompleks kamp konsentrasi dan kamp pemusnahan yang dioperasikan oleh Jerman Nazi di Polandia yang didudukinya semasa Perang Dunia II dan Holokaus. Kompleks tersebut berisikan lebih dari 40 kamp, termasuk Auschwitz I, kamp utama (Stammlager) di Oświęcim; Auschwitz II-Birkenau, kamp konsentrasi dan kamp pemusnahan yang dilengkapi kamar gas; Auschwitz III-Monowitz, kamp kerja milik perusahaan kimia IG Farben; dan puluhan subkamp lainnya. Kamp-kamp tersebut menjadi lokasi utama penerapan kebijakan Solusi Akhir Nazi atas persoalan Yahudi.

Jerman memicu Perang Dunia II dengan menyerang Polandia pada tanggal 1 September 1939. Schutzstaffel (SS) kemudian mengubah sebuah barak tentara di Auschwitz I menjadi kamp tahanan perang. Tahanan politik yang pertama kali dipindahkan ke Auschwitz hampir semuanya adalah orang Polandia. Selama dua tahun pertama, mayoritas tahanan Auschwitz adalah orang Polandia. Pada bulan Mei 1940, para pelaku kriminal Jerman yang dibawa ke kamp untuk dijadikan sebagai pengurus kamp memulai kekejaman terhadap para tahanan. Para tahanan tersebut dipukuli, disiksa, dan dieksekusi karena alasan sepele. Pembantaian dengan gas beracun pertama—terhadap tahanan Soviet dan Polandia—dilakukan di blok 11 Auschwitz I kira-kira bulan Agustus 1941.

Pembangunan Auschwitz II dimulai sebulan kemudian, dan dari tahun 1942 sampai akhir 1944, orang Yahudi dari seluruh penjuru Eropa yang diduduki Jerman diangkut dengan kereta barang ke kamar gas di Auschwitz. Dari 1,3 juta orang yang dikirim ke Auschwitz, 1,1 juta di antaranya dibunuh. Jumlah korban meliputi 960.000 orang Yahudi (865.000 di antaranya langsung dibantai dengan gas beracun saat tiba di kamp), 74.000 orang Polandia non-Yahudi, 21.000 orang Romani, 15.000 tawanan perang Soviet, dan kira-kira 15.000 korban lainnya. Korban yang tidak dibunuh dengan gas beracun tewas akibat kelaparan, kelelahan, penyakit, pengeksekusian, atau dipukuli. Korban lainnya juga tewas akibat eksperimen medis.

Dari 802 tahanan yang berupaya melarikan diri, hanya 144 yang berhasil. Pada tanggal 7 Oktober 1944, dua satuan Sonderkommando yang beranggotakan para tahanan pengurus kamar gas melancarkan pemberontakan, tetapi pemberontakan tersebut gagal. Setelah kamp dibebaskan dan Holokaus berakhir, hanya 789 personel Schutzstaffel (tak lebih dari 15 persen) yang diadili. Sejumlah personel SS dieksekusi, termasuk komandan Rudolf Höss. Kegagalan Sekutu untuk bertindak cepat setelah menerima laporan awal mengenai pembantaian massal masih diperdebatkan sampai saat ini.

Sewaktu Tentara Merah Uni Soviet hampir tiba di Auschwitz pada bulan Januari 1945, SS memaksa sebagian besar penghuni kamp untuk melakukan kirab kematian ke kamp-kamp di Jerman dan Austria. Tentara Soviet tiba di Auschwitz pada tanggal 27 Januari 1945, hari yang kelak diperingati sebagai Hari Peringatan Holokaus Internasional sejak tahun 2005. Berpuluh-puluh tahun seusai perang, para penyintas seperti Primo Levi, Viktor Frankl, dan Elie Wiesel menulis memoar mengenai pengalaman mereka, dan Auschwitz menjadi simbol utama Holokaus. Pada tahun 1947, Polandia mendirikan Museum Negara Auschwitz-Birkenau di lokasi Auschwitz I dan II. Pada tahun 1979, lokasi tersebut ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Auschwitz menjadi lokasi pembantaian massal terbesar dalam sejarah yang dilakukan di satu tempat.

Photographies by:
Statistics: Position
741
Statistics: Rank
270565

Tambah komentar baru

CAPTCHA
Keamanan
948162357Click/tap this sequence: 8194
Esta pregunta es para comprobar si usted es un visitante humano y prevenir envíos de spam automatizado.

Google street view

Where can you sleep near Kamp konsentrasi Auschwitz ?

Booking.com
8.776.241 visits in total, 407.503 Points of interest, 405 Destinations, 7.705 visits today.