İztuzu Plajı
( İztuzu Beach )Pantai İztuzu adalah pantai sepanjang 4,5 km di dekat Dalyan, di distrik Ortaca di Provinsi Muğla di barat daya Turki. Pantai adalah dataran sempit, yang membentuk penghalang alami antara delta air tawar sungai Dalyan dan Mediterania. Ini adalah salah satu tempat berkembang biak utama penyu tempayan (Caretta caretta) di Mediterania dan karena itu sering disebut sebagai Pantai Penyu. Penyu tempayan (Caretta caretta) termasuk dalam daftar merah hewan langka IUCN. Untuk alasan ini pantai telah memiliki status dilindungi sejak 1988 dan merupakan bagian dari Kawasan Perlindungan Lingkungan Khusus Köyceğiz-Dalyan.
Ancaman terbesar bagi kelangsungan hidup penyu tempayan adalah di pantai berpasir tempat hidupnya dimulai. Hal ini memicu upaya konservasi internasional yang dimulai pada 1990-an. Upaya untuk melindungi telur penyu tempayan dan memastikan tempat berkembang biak yang aman bagi spesies yang terancam punah ini telah menjadi berita utama internasio...Selengkapnya
Pantai İztuzu adalah pantai sepanjang 4,5 km di dekat Dalyan, di distrik Ortaca di Provinsi Muğla di barat daya Turki. Pantai adalah dataran sempit, yang membentuk penghalang alami antara delta air tawar sungai Dalyan dan Mediterania. Ini adalah salah satu tempat berkembang biak utama penyu tempayan (Caretta caretta) di Mediterania dan karena itu sering disebut sebagai Pantai Penyu. Penyu tempayan (Caretta caretta) termasuk dalam daftar merah hewan langka IUCN. Untuk alasan ini pantai telah memiliki status dilindungi sejak 1988 dan merupakan bagian dari Kawasan Perlindungan Lingkungan Khusus Köyceğiz-Dalyan.
Ancaman terbesar bagi kelangsungan hidup penyu tempayan adalah di pantai berpasir tempat hidupnya dimulai. Hal ini memicu upaya konservasi internasional yang dimulai pada 1990-an. Upaya untuk melindungi telur penyu tempayan dan memastikan tempat berkembang biak yang aman bagi spesies yang terancam punah ini telah menjadi berita utama internasional. Masalah ini adalah salah satu item paling kritis dalam agenda lingkungan Turki.
Tambah komentar baru