Chimi Lhakhang
Chimi Lhakhang, juga dikenal sebagai Chime Lhakhang atau Biara atau kuil, adalah sebuah biara Buddha di Distrik Punakha, Bhutan. Terletak di dekat Lobesa, kuil ini berdiri di atas bukit bundar dan didirikan serta dibangun pada tahun 1499 oleh lama Drukpa Kagyu Ngawang Chogyal, yang merupakan kepala biara ke-14 di Biara Ralung.
Situs ini diberkati oleh sepupu Ngawang Chogyal, Drukpa Kunley (1455–1529), yang juga membangun chorten di situs tersebut. Dalam mempersiapkan dan memberkati situs tersebut, dikatakan bahwa Lama Kunley menaklukkan iblis Dochu La dengan "petir ajaib kebijaksanaan" dan menjebaknya di sebuah batu di lokasi dekat tempat chorten sekarang berdiri. Ia dikenal sebagai "Orang Suci Gila" atau "Orang Gila Ilahi" karena cara-caranya yang tidak lazim dalam mengajarkan agama Buddha melalui nyanyian, humor, dan perilaku keterlaluan, yang dianggap aneh, mengejutkan, dan bernuansa seksual. Ia juga orang suci yang menganjurkan penggunaan simbol lingga sebaga...Selengkapnya
Chimi Lhakhang, juga dikenal sebagai Chime Lhakhang atau Biara atau kuil, adalah sebuah biara Buddha di Distrik Punakha, Bhutan. Terletak di dekat Lobesa, kuil ini berdiri di atas bukit bundar dan didirikan serta dibangun pada tahun 1499 oleh lama Drukpa Kagyu Ngawang Chogyal, yang merupakan kepala biara ke-14 di Biara Ralung.
Situs ini diberkati oleh sepupu Ngawang Chogyal, Drukpa Kunley (1455–1529), yang juga membangun chorten di situs tersebut. Dalam mempersiapkan dan memberkati situs tersebut, dikatakan bahwa Lama Kunley menaklukkan iblis Dochu La dengan "petir ajaib kebijaksanaan" dan menjebaknya di sebuah batu di lokasi dekat tempat chorten sekarang berdiri. Ia dikenal sebagai "Orang Suci Gila" atau "Orang Gila Ilahi" karena cara-caranya yang tidak lazim dalam mengajarkan agama Buddha melalui nyanyian, humor, dan perilaku keterlaluan, yang dianggap aneh, mengejutkan, dan bernuansa seksual. Ia juga orang suci yang menganjurkan penggunaan simbol lingga sebagai lukisan di dinding dan lingga kayu berukir terbang di atap rumah di empat sudut atap. Biara ini merupakan tempat penyimpanan simbol kayu asli lingga yang dibawa Kunley dari Tibet. Lingga kayu ini dihias dengan gagang berwarna perak dan digunakan untuk memberkati orang-orang yang mengunjungi vihara untuk berziarah, khususnya wanita yang mencari berkah untuk melahirkan anak. Tradisi di biara ini adalah memukul kepala peziarah dengan lingga kayu (penis tegak) berukuran 10 inci (25 cm). Secara tradisional, simbol penis yang ereksi di Bhutan dimaksudkan untuk mengusir mata jahat dan gosip jahat.
Tambah komentar baru