Ghum Monastery

Biara Ghoom Tua adalah nama populer dari Yiga Choeling. Biara milik Gelukpa atau sekte Topi Kuning dan terkenal dengan patung Buddha Maitreya setinggi 15 kaki (4,6 m). Struktur luar bangunan didirikan pada tahun 1850 oleh astrolog Mongolia dan biksu Sokpo Sherab Gyatso, yang menjadi kepala biara sampai tahun 1905.

Pada tahun 1909, Kyabje Domo Geshe Rinpoche Ngawang Kalsang, yang populer disebut Lama Domo Geshe Rinpoche, menggantikan Sherab Gyatso sebagai kepala. Dialah yang menugaskan patung Buddha Maitreya, dan dia tetap menjadi kepala sampai tahun 1952.

Selama pendudukan Cina tahun 1959 di Tibet, banyak kepala biara berpangkat tinggi melarikan diri ke India dan berlindung di biara. Pada tahun 1961, Dhardo Rimpoche menjadi kepala biara Yiga Choeling Ghoom, Darjeeling. Dia meninggal pada tahun 1990 dan tiga tahun kemudian, seorang anak laki-laki bernama Tenzin Legshad Wangdi diakui sebagai reinkarnasinya.

Pada tanggal...Selengkapnya

Biara Ghoom Tua adalah nama populer dari Yiga Choeling. Biara milik Gelukpa atau sekte Topi Kuning dan terkenal dengan patung Buddha Maitreya setinggi 15 kaki (4,6 m). Struktur luar bangunan didirikan pada tahun 1850 oleh astrolog Mongolia dan biksu Sokpo Sherab Gyatso, yang menjadi kepala biara sampai tahun 1905.

Pada tahun 1909, Kyabje Domo Geshe Rinpoche Ngawang Kalsang, yang populer disebut Lama Domo Geshe Rinpoche, menggantikan Sherab Gyatso sebagai kepala. Dialah yang menugaskan patung Buddha Maitreya, dan dia tetap menjadi kepala sampai tahun 1952.

Selama pendudukan Cina tahun 1959 di Tibet, banyak kepala biara berpangkat tinggi melarikan diri ke India dan berlindung di biara. Pada tahun 1961, Dhardo Rimpoche menjadi kepala biara Yiga Choeling Ghoom, Darjeeling. Dia meninggal pada tahun 1990 dan tiga tahun kemudian, seorang anak laki-laki bernama Tenzin Legshad Wangdi diakui sebagai reinkarnasinya.

Pada tanggal 25 April 1996, ia bertahta di sekolah ITBCI Tibet Kalimpong. Yang ketiga belas dalam garis Tulku, Tenzin Legshad Wangdi, masih menggunakan nama Dhardo Tulku. Ia belajar Filsafat Tibet di Universitas Drepung Loseling di India Selatan.

Di bawah pengawasan Dhardo Rimpoche, Komite Pelaksana dibentuk untuk memperbaiki vihara. Beberapa inisiatif telah berhasil, yang lain tidak.

Selama dua dekade terakhir, biara telah mengalami krisis parah baik dari segi biksu maupun keuangan. Hingga saat ini, dana bantuan yang menjadi hak vihara belum diterima baik dari pemerintah maupun dari sumber lain. Saat ini biara memenuhi kebutuhannya melalui sumbangan dan kontribusi dari umat lokal.

Photographies by:
Statistics: Position
4257
Statistics: Rank
84743

Tambah komentar baru

CAPTCHA
Keamanan
568493217Click/tap this sequence: 4727
Esta pregunta es para comprobar si usted es un visitante humano y prevenir envíos de spam automatizado.

Google street view

Where can you sleep near Ghum Monastery ?

Booking.com
8.708.110 visits in total, 407.503 Points of interest, 405 Destinations, 5.608 visits today.