Context of Republik Kongo

Republik Kongo (bahasa Prancis: République du Congo, bahasa Kituba: Repubilika ya Kôngo) adalah negara bekas koloni Prancis di sebelah barat-tengah Afrika.

Wilayah ini didominasi oleh suku berbahasa Bantu, yang membangun hubungan perdagangan yang mengarah ke hulu Sungai Kongo. Republik ini adalah mantan koloni Prancis. Setelah kemerdekaan pada tahun 1960, bekas wilayah Prancis dari Kongo Tengah menjadi Republik Kongo. Republik Rakyat Kongo adalah partai tunggal negara Marxis-Leninis 1970-1991. Pemilu multipartai telah diselenggarakan sejak tahun 1992, Walaupun pemerintah yang dipilih secara demokratis digulingkan dalam Perang Saudara Republik Kongo tahun 1997.

Republik Kongo menjadi anggota Uni Afrika, Perserikatan Bangsa-Bangsa, La Francophonie, Komunitas Ekonomi Negara-negara Afrika Tengah, dan Gerakan Non-Blok. Negara ini telah menjadi produsen minyak terbesar ke-4 di Teluk Guinea, memberikan negara itu tingkat kemakmuran....Selengkapnya

Republik Kongo (bahasa Prancis: République du Congo, bahasa Kituba: Repubilika ya Kôngo) adalah negara bekas koloni Prancis di sebelah barat-tengah Afrika.

Wilayah ini didominasi oleh suku berbahasa Bantu, yang membangun hubungan perdagangan yang mengarah ke hulu Sungai Kongo. Republik ini adalah mantan koloni Prancis. Setelah kemerdekaan pada tahun 1960, bekas wilayah Prancis dari Kongo Tengah menjadi Republik Kongo. Republik Rakyat Kongo adalah partai tunggal negara Marxis-Leninis 1970-1991. Pemilu multipartai telah diselenggarakan sejak tahun 1992, Walaupun pemerintah yang dipilih secara demokratis digulingkan dalam Perang Saudara Republik Kongo tahun 1997.

Republik Kongo menjadi anggota Uni Afrika, Perserikatan Bangsa-Bangsa, La Francophonie, Komunitas Ekonomi Negara-negara Afrika Tengah, dan Gerakan Non-Blok. Negara ini telah menjadi produsen minyak terbesar ke-4 di Teluk Guinea, memberikan negara itu tingkat kemakmuran. Namun RK mengalami ketidakstabilan politik dan ekonomi di beberapa daerah dan distribusi pendapatan minyak yang tidak merata secara nasional. Karena ekonominya bergantung pada sektor minyak, pertumbuhan ekonomi telah melambat sejak penurunan harga minyak pasca-2015. Dengan populasi 5,2 juta, 88,5% dari rakyatnya menganut agama Kristen.

Where can you sleep near Republik Kongo ?

Booking.com
8.734.212 visits in total, 407.503 Points of interest, 405 Destinations, 7.105 visits today.