ប្រាសាទកោះកេរ

( Koh Ker )

Koh Ker (Khmer: ប្រាសាទកោះកេរ្ដិ៍, Prasat Kaôh Ké [praːsaːt kɑh keː]< /span>) adalah situs arkeologi terpencil di Kamboja utara sekitar 120 kilometer (75 mi) dari Siem Reap dan situs kuno Angkor. Ini adalah wilayah yang dipenuhi hutan yang jarang penduduknya. Lebih dari 180 cagar alam ditemukan di kawasan lindung seluas 81 kilometer persegi (31 sq mi).: 13  Saja sekitar dua lusin monumen dapat dikunjungi oleh wisatawan karena sebagian besar cagar alam tersembunyi di hutan dan seluruh area tidak sepenuhnya ditambang.

Koh Ker adalah nama modern untuk kota penting kerajaan Khmer. Dalam prasasti kota disebutkan sebagai Lingapura (kota lingams) atau Chok GargyarSelengkapnya

Koh Ker (Khmer: ប្រាសាទកោះកេរ្ដិ៍, Prasat Kaôh Ké [praːsaːt kɑh keː]< /span>) adalah situs arkeologi terpencil di Kamboja utara sekitar 120 kilometer (75 mi) dari Siem Reap dan situs kuno Angkor. Ini adalah wilayah yang dipenuhi hutan yang jarang penduduknya. Lebih dari 180 cagar alam ditemukan di kawasan lindung seluas 81 kilometer persegi (31 sq mi).: 13  Saja sekitar dua lusin monumen dapat dikunjungi oleh wisatawan karena sebagian besar cagar alam tersembunyi di hutan dan seluruh area tidak sepenuhnya ditambang.

Koh Ker adalah nama modern untuk kota penting kerajaan Khmer. Dalam prasasti kota disebutkan sebagai Lingapura (kota lingams) atau Chok Gargyar: 70  (diterjemahkan sebagai kota pandangan, atau sebagai hutan pohon besi).: 8–9 

Di bawah pemerintahan raja Jayavarman IV dan Harshavarman II Koh Ker sempat menjadi ibu kota seluruh kekaisaran (928–944 M). Jayawarman IV menjalankan program pembangunan yang ambisius. Sebuah tangki air yang sangat besar dan sekitar empat puluh kuil dibangun di bawah pemerintahannya. Kompleks candi yang paling signifikan, sebuah kuil ganda (Prasat Thom/Prang), mengikuti denah linier dan bukan konsentris seperti kebanyakan kuil raja Khmer. Tak tertandingi adalah piramida tujuh tingkat setinggi 36 meter (118 ft), yang kemungkinan besar berfungsi sebagai kuil negara: 103  Jayawarman IV. Benar-benar mengesankan juga adalah kuil dengan lingga setinggi dua meter 6 ft 7 .

Di bawah Jayavarman IV, gaya Koh Ker dikembangkan dan seni patung mencapai puncaknya. Berbagai macam patung dipahat. Karena letaknya yang terpencil, situs Koh Ker dijarah berkali-kali oleh para penjarah. Patung Koh Ker dapat ditemukan tidak hanya di berbagai museum, tetapi juga di koleksi pribadi. Mahakarya Koh Ker kadang-kadang ditawarkan di pelelangan. Potongan-potongan ini, di masa sekarang, dianggap sebagai seni curian.

Situs ini berjarak sekitar dua setengah jam dari Siem Reap, dan para tamu dapat tinggal di desa Seyiong yang berdekatan, 10 km dari kuil-kuil di mana terdapat sejumlah wisma. Wisatawan juga dapat menginap di Koh Ker Jungle Lodge Homestay, sebuah proyek pariwisata berkelanjutan yang dibangun di desa Koh Ker pada tahun 2009, dengan memesan sebelum kedatangan. Komunitas Koh Ker pada Mei 2019 membuka rumah peristirahatan komunitas kayu dasar di desa.

Sejak tahun 1992 situs Koh Ker masuk dalam daftar sementara UNESCO sebagai warisan dunia.

Photographies by:
BluesyPete - CC BY-SA 3.0
thomaswanhoff - CC BY-SA 2.0
BluesyPete - CC BY-SA 3.0
Zones
Statistics: Position
3543
Statistics: Rank
94953

Tambah komentar baru

CAPTCHA
Keamanan
154639827Click/tap this sequence: 3981
Esta pregunta es para comprobar si usted es un visitante humano y prevenir envíos de spam automatizado.

Google street view

Where can you sleep near Koh Ker ?

Booking.com
9.003.072 visits in total, 407.503 Points of interest, 405 Destinations, 411 visits today.